Breaking News
Loading...
Minggu, 30 Juni 2013

Bahaya Es Teh Bagi Ginjal

00.07

Hoho...., Siapa tak suka minum es teh? Rasanya yang
manis menyegarkan, berpadu dengan harga
murah membuat es teh menjadi minuman
favorit di segala suasana, termasuk saat
berbuka puasa.
Popularitas es teh terbukti dengan
kehadirannya di hampir semua tempat
makan, mulai dari kelas warung hingga
restoran mahal. Mungkin banyak yang
setuju dengan jargon es teh kemasan,
‘Apapun makanannya, minumnya tetap es
teh.’
Tapi tahukah Anda, di balik kenikmatannya,
es teh menyimpan potensi merugikan bagi
kesehatan. Penelitian Loyola University
Chicago Stritch School of Medicine
mengungkap bahwa konsumsi es teh
berlebih meningkatkan risiko menderita
batu ginjal.
Seperti dikutip dari laman Times of India,
es teh mengandung konsentrasi tinggi
oksalat, salah satu bahan kimia kunci yang
memicu pembentukan batu ginjal. ‘Bagi
mereka yang memiliki kecenderungan sakit
batu ginjal, es teh jelas menjadi minuman
terburuk,’ kata Dr John Milner, asisten
profesor Departemen Urologi, yang
tergabung dalam penelitian.
Milner mengatakan, teh panas sebenarnya
juga menyimpan efek buruk yang sama.
Hanya, takaran penyajian teh panas
biasanya lebih kecil. Logikanya, orang
meminum teh panas tak akan sebanyak
minum es teh. Jarang orang yang
mengonsumsi teh panas saat haus.
Berbeda dengan es teh, di mana banyak
orang sanggup meminumnya lebih dari
segelas saat haus dan udara panas.
Pria, wanita posmenopause dengan tingkat
estrogen rendah, dan wanita yang pernah
menjalani operasi pengangkatan indung
telur paling rentan terpapar dampak buruk
es teh. Oleh karenanya, Milner
menyarankan, mengganti konsumsi
minuman itu dengan air putih, atau
mencampurnya dengan lemon. ‘Lemon
kaya kandungan citrates, yang dapat
menghambat pertumbuhan batu ginjal,’
kata Milner.
Batu ginjal adalah kristal kecil yang
terbentuk dari mineral dan garam yang
biasanya ditemukan dalam air seni, ginjal
atau saluran kemih. Mineral tak terpakai
itu umumnya bisa keluar dari tubuh
bersama urin, tapi dalam kondisi tertentu
bisa mengendap dan membatu di dalam
saluran kemih.
Peneliti juga mengungkap sejumlah
makanan lain yang berpotensi menyimpan
efek buruk. Mereka menyebut antara lain:
bayam, cokelat, kacang-kacangan, garam,
dan daging.
Sebaiknya, konsumsi es teh dan makanan-
makanan itu secara moderat demi
kesehatan ginjal. Padukan pula dengan
makanan tinggi kalsium yang dapat
mereduksi oksalat. Dan, tentu saja
perbanyak minum air putih.

#sumber:beritaunik.net
Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer